Posts

Showing posts with the label Aventure!

Bali sebulan lalu

Image
Bulan lalu sampe awal bulan kemarin saya di Bali. Mohon maaf yaa kalau menyinggung, lagi pandemi gini jalan-jalan. Yaa gimana ya. Tapi saya ikhtiar jaga diri juga lah di sana... tau diri saya juga punya penyakit bawaan dan pendatang dari zona merah. But alhamdulillah selama di sana saya sehat-sehat aja... Saya di Bali ngapain dan kenapa lama-lama? Seperti biasa, tugas PII. Niat awalnya dateng awal bulan adalah karena mau silaturrahim sama mbak yang mumpung lagi pulkam di sana. Sisanya gak tau akan ngapain kecuali agenda intinya akhir bulan. Realitanya... di sana beneran banyak yang harus diberesin, silaturrahimnya dapet tapi ga seintens itu dann overstayed di Buleleng yang tadinya cuma mau 3 hari atau semingguan jadi setengah bulan alias 17 hari 😂 ada niat mau nyebrang ke NTB juga, tapi ga jadi. Beneran kalo ke pulau mah enak banget buat living a slow life. Saking santainya saya jadi malees banget nulis. Makanya ini blog gak saya update-update. Tapi saya update instagram story mu...

Main PetPals: Sebanding dengan Pet Society?

Image
Pada zamannya, Facebook punya banyak mainan yang seru-seru. Gak tau lah istilahnya apa. Seneng banget maininnya pokoknya waktu zamanan saya MTs… 2010an gitu. Karena sodara-sodara juga main, ya saya diracunin juga dong. Di antara beberapa game yang sempet saya mainin, yang paling berkesan itu Pet Society. Pet Society itu semacam The Sims gitu kali ya. Saya gak pernah main The Sims sih, cuma inti dari gamenya ngurus orang gitu kan? Pet Society ngurus karakter juga. Punya rumah, tetangga dan lingkungan sekitarnya. Tugasnya adalah main biar kaya lalu flexing. Wkwk. Sekitar dua tahunan yang lalu, saya iseng nyoba cek di Facebook apakah saya masih bisa main PetSo. Ternyata tidak. Cuma Farm apaa gitu yang masih bisa. Itu pun formatnya udah agak berubah, jadi banyak challenge yang saya bingung nyelesainnya gimana. Selama saya punya Android, coba cari gak pernah nemu juga. Jadii yasudahlah. Sampai suatu ketika di Twitter ada yang bahas dan bilang “versi Androidnya (PetSo) ada, namanya...

Bangkok Journal: Kejepit Pintu Kereta

Image
Hari terakhir di Bangkok yang rencananya mau istirahat aja dan packing malah jadi pergi shopping ke MBK. Saya, Balqis dan Bu Rahmi berangkat sore dan bersepakat untuk balik jam 6 sore karena jam 7 ada dinner di rooftop hotel. Di SRTET (kereta yang rutenya ke bandara Suvarnabhumi), saya bilang ke Balqis "itu ada orang Prancis" sambil mandang ke arah dua ibu-ibu dan anak perempuan. Balqis langsung nyuruh saya nyapa mereka, tapi saya gak mau. Beberapa stasiun kemudian ibu itu nanya "is this Phaya Thai station?". Karena saya gak mendengar pengumuman, gak nemu bacaan dan gak melihat semua orang turun (Phaya Thai itu setau saya stasiun ujung), jadi saya bilang "one more station". Tapi pintu keretanya lama terbukanya dan ternyata itu beneran Phaya Thai dan kami buru-buru bilang bahwa ini Phaya Thai sambil menawarkan bantuan bawa barang-barangnya. Waktu kami bersiap ke luar, pintunya tiba-tiba nutup tepat di depan saya dan saya sempet coba tahan pake tangan ...

Bangkok Journal: Berlayar ke Asiatique

Image
Sebelum saya berangkat, saya nemu thread tentang liburan ke Bangkok di twitter. Beberapa rekomendasinya saya coba kayak mesen online kartu perdana sejak di Indonesia (sengaja beli karena biar bisa internetan pas lagi di luar. Harganya cuma sekitar IDR60rb, sementara kalo beli disana kalo gak salah bisa sampe THB120) dan jalan-jalan ke Asiatique ini. Asiatique itu semacam pasar malam-tapi-elit-nya Bangkok. Untuk kesana kita naik perahu (ada yang gratis, ada yang berbayar) karena letaknya pas di pinggir sungai Chao Phraya. Para pegawai hotel pun ternyata lebih merekomendasikan ke Asiatique ini kalo tujuannya mau jalan-jalan aja. Karena kelamaan diskusi, ribet dapet taksi dan gak nyoba ngecek gmaps selagi di hotel, kami jadi mesen GrabVan, ongkosnya THB400. Pas Grabnya dateng kita shock ternyata mobilnya segede itu, bisa muat 10 orang sementara kami cuma ber-5 (that's why nanggung banget kalo mesen taksi yang cuma nampung 3-4 orang). Singkat cerita, kami berhasil numpang kapal y...

Makanan dan minuman yang saya cobain di Medan

Image
Tahun lalu saya ke Medan. Gak banyak makanan yang bisa saya eksplor di sana karena jadwal kegiatan yang padat, tapi seenggaknya ada yang bisa saya share lah hehe. Selama kegiatan disana, suguhan panitia setiap hari adalah Nasi Padang ala Medan. Kata teman saya yang orang Padang sebetulnya disana gak ada yang namanya Nasi Padang, sampe-sampe dia ngedumel sendiri dengan logat Minangnya waktu ngeliat ada warung ‘Nasi Padang murah’. Katanya "masakan Padang aslinya gak murah!". Kalo mau tau Nasi Padang ala Medan kayak apa, saya sendiri shock ngeliatnya wkwk. Saya gak punya fotonya sih, tapi deskripsinya selain masakan ayam atau ikan yang biasa kita jumpai di restoran masakan Minang umumnya, sempat saya jumpai wortel dan timun yang saya lupa itu dimasak tumis atau bumbu. Apa banget cobaa. Bagi saya selain daun singkong-nangka muda-kol-kacang panjang, sayuran lain merusak kesakralan Nasi Padang. Alhamdulillah, selesai acara, saya janjian sama Bu Mala. Sebelum menikah, bel...

Semarang!

Hari ketiga di kunjungan kedua kalinya di kota Semarang. Panasnya masih belum bisa kutaklukkan. Syukur yang besar selama tiga hari ini selain fokus musyawarah instruktur kami sempat jalan-jalan (yang lebih tepatnya jajan) di sekitaran lokasi tempat kami menginap. Yaa walau gerobak-gerobaknya berisi jajanan yang tidak asing bagi kami terlebih mereka berlabel "Bandung" dibelakang nama produknya. Berasa tidak pergi menjelajah provinsi lain... Waktu pertama kali ke Semarang, aku sidah mencoba bepergian dengan Trans Semarang, yang tidak terlalu beda dengan Trans Metro Bandung atau biasa kami sebut Damri di Bandung selain kondekturnya seorang perempuan. Aku juga mencoba tahu petis dan lunpia Semara yang kesannya menurutku.. tidak terlalu buruk juga. Bukan suka, sebatas masih bisa menerima. Aku juga melihat lawang sewu, sebatas lewat. Sekarang, tempat pertama kami menginjakkan kaki adalah Simpang Lima, Masjid Baiturrahman. Air disini tidak membuat badan kami terasa bersih setela...

Bandung Malam, Sekali

Image
Cobalah, menikmati semangkuk mi e instan dengan telur di kedai gerobak diatas trotoar. Setengah matang atau matang kuningnya, bilang saja pada si Amang . Dua buah cabe rawit hijau digunting langsung saat mi e tersaji. Bersama kawan, 1 6 derajat suhu udara terasa nikmat. Perhatikan, tante bercelana ketat motif leopard di sisi jalan itu menunggu mobil yang mendekat. Sementara seorang gadis menunggu gelisah di dalam angkot hijau yang mengetem. "Itu angkot yang bergoyang, bukan?" Tanya temanku. Aku tidak tahu, ada kaki bersepatu hak tinggi di dekat pintu. "Jika bagi pemerintah mereka adalah sampah, buat saya mereka itu lahan dakwah" Suara kereta berge m uruh. Tak kalah riuh dengan suara tawa kami yang geli akan lobi politis dari seseorang diujung telpon. Ya, menurut mereka kami memang pintar dan kuat, tentu percakapan itu hanya guyon belaka. Semangkuk telah bersih. Segelas teh tawar yang sudah kehilangan asapnya siap untuk diminum sekali teguk. Sebungku...

La Tour Eiffel de Singaparna!

Image
25 Januari 2015, Berhubung saya lagi di Jatinangor, saya minta teman saya yang di Tasik untuk nemenin ke Eiffel yang dapet rekor muri sebagai miniatur Eiffel yang terbuat dari bambu tertinggi (35 meter). Dapet dari internet, lokasinya di kantor Bupati Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna. Saya berangkat dari kosan saya pukul 7 pagi. Dari daerah Dangdeur, saya naik bus Primajasa (AC ekonomi) ke Tasik, ongkosnya 16 ribu lalu turun di Rancabango, tempat saya dan teman saya janjian. Perjalanan Jatinangor- Tasik cuma sekitar 2 jam tanpa tol. Saran saya, kalo berangkat naik kendaraan umum, sebaiknya turunnya di terminal Indihiang terus naik mobil yang ke Singaparna. Tapi terusannya saya ga tau lagi hehe. Ini pun turun di Rancabango akhirnya dibonceng motor sampai lokasi, karena dari Rancabolang kalaupun naik elf ke Singaparna sepertinya ga langsung sampai ke Eiffelnya... Perjalanan dari Rancabango ke Singaparna saya ga terlalu merhatiin, yang jelas dari Bypass ambil kanan, t...

How's My Life Going This Far

Image
Well  udah lama ya saya ga update postingan gajelas. Fans, kepo-ers, stalker silakan merapaat!! Btw postingan ini dibuat untuk melepas kejenuhan saya secara besok Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional + Ujian Akhir Madrasah. Doain ya mudah-mudahan lancar... Hehe Awal tahun ini diawali dengan jadi tim instruktur Leadership Basic Training (LBT) PII di Sumedang dari tanggal 25 Desember-1 Januari (kalo gasalah. Tapi saya udah standby dari tgl 22 kalo gasalah juga) sebagai Instruktur Lokal B. ( That was unforgettable. They'e rocks! ). Walau pas hari pertama sempet nyasar dulu ke Garut dan sehari-hari makan indomi kremes dan baslub (baso kulub) dan basreng (baso goreng) lumayan sekalian jalan-jalan juga secara baru pernah ke Sumedang terutama Cilembu... Anak-anak Lokal B Ngegaya di Balai Penelitian Antariksa LAPAN Pesta ubi cilembu !! :9 #HidupIniKeras edisi jam 2 pagi di Pasar Ciawi, Bogor pas baru balik dari Sumedang Setelah itu kembali menjalankan rut...