Lagi-lagi saya kecele sama yang namanya Bahasa Sunda. Di postingan “Saya Ga Punya Patlot” itu terjadi pas saya LMD. Pas Intra, saya kena lagi sama orang yang berbeda. Ceritanya saya baru keluar dari kamar, ada seseorang (kita sebut dia M) lagi pake sepatu M: “Néng…” Saya: “Apa?” M: “Bad é disepetan teu?” (mau “disepétin” ga?) Saya: *bingung* “Disepétan téh apa?” (disepétin itu apa?) M: “Tanyakeun tah ka kortim Basic” (tanyain ke kortim Basic) Saya: “???” Saya Tanya ke temen saya (saya maggil temen saya itu teteh, soalnya dia lebih senior dari saya) arti dari sepét itu apa. Kata dia artinya smecam diledekin gitu… Tapi saya kurang yakin soalnya kalo saya ngedeger orang ngomong pake kata sepét ga menunjukkan cirri-ciri bahwa itu berarti ledekan. Entah saya yang sotau apa gimana. So who knows about the meaning of “disepétan”??
Qu'est-ce qu'un pronom? (Apa itu kata ganti?) Pronom (kata ganti) adalah kata yang menggantikan -> Un nom (nama) : Le chien aboie . ( Anjing itu menggonggong) menjadi Il aboie . ( Ia menggonggong). Maka Il (ia) adalah pronom personnel sujet (kata ganti orang (subjek)) . -> Un groupe nominal (kata benda) : Paul lit ce livre . (Paul membaca buku ini ) menjadi Paul le lit à haute voix. (Paul membaca nya dengan suara yang lantang). Maka Le (-nya) adalah pronom personnel complément d'objet (kata ganti objek) Nah, sekarang kita akan fokus dulu ke pronom sujet karena bahasa Prancis itu bentuk verbanya berubah sesuai subjeknya (dan atau faktor lain) macam bahasa Arab gitu. Kalo di bahasa Arab istilahnya tasrif, kalo di Prancis istilahnya conjugaison (konjugasi). Fenomena ini istilah linguistiknya : berfleksi. Les pronoms personnels sujet indiquent qui fait l'action évoquée. (kata ganti orang men...
Alhamdulillah, udah lama sih testnya tapi baru sempet diselesaikan tulisannya hehe. Besok (20 Desember) pengumuman kelulusannya nih, doakaaan. Selasa tanggal 24 November saya mengikuti ujian DELF A2. Legaaaaaa banget rasanya. Saking leganya sampe bingung kalo ga ada kegiatan mesti ngapain karena kebiasaan meluangkan waktu untuk exercise DELF. Cerita saya di postingan terakhir mengenai DELF baru sampai ngisi formulir dan lalalanya. Mari kita lanjutkan Convocation Di postingan terakhir saya nyebut convocation tapi belum membocorkan benda apakah itu ? lettre de convocation artinya surat panggilan. Semacam kartu ujian lah kalo di kita mah, tapi bentuknya surat. Berisi nom (nama), numero d’identification (nomor peserta), lokasi ujian kita, beberapa keterangan untuk kesana dan jadwal ujiannya. Surat ini nanti kita tunjukkan beserta KTP asli kita ke l’examinateurs (penguji/pengawas ujian) CO, CE, PE, PO Comprehension Oral (listening), Comprehension Ecrit (readi...
Comments
Post a Comment